Tentang Kami
Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto (BEM UMP) merupakan organisasi tingkat universitas yang memiliki peran strategis dalam memfasilitasi berbagai aktivitas kemahasiswaan, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun pembinaan nilai-nilai Al- Islam dan Kemuhammadiyahan. Dalam menjalankan perannya, BEM UMP merujuk pada Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah sebagai dasar utamanya.
Berdaya Bersama
Berdaya Bersama adalah gagasan utama yang kami bawa dalam kepemimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto (BEM UMP) ini bukan sekadar slogan, melainkan panggilan kolektit untuk membangun kekuatan bersama, kekuatan yang lahir dari kesadaran, kepedulian, dan kolaborasi antarmahasiswa, Gagasan ini kami rumuskan melalui proses refleksi panjang bersama berbagai pihak, khususnya mereka yang pernah terlibat langsung dalam dinamika organisasi kemahasiswaan Kami melihat bahwa dalam beberapa waktu terakhir, semangat keilmuan, proses kaderisasi, dan kepedulian sosial di kalangan mahasiswa mulai mengalami pelemahan
Visi
Menghadirkan BEM KM UMP sebagai katalisator gerakan yang kolaboratif, inovatif dan dinamis serta berdampak nyata terhadap mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto dan masyarakat.
Misi
Menjadikan BEM sebagai ruang dan tempat advokasi bagi seluruh mahasiswa UMP.
Melibatkan seluruh Organisasi Mahasiswa (Ormawa) dalam menerapkan budaya kolaboratif dalam mencapai tujuan bersama.
Menjadikan BEM KM UMP sebagai simpul revitalisasi gerakan mahasiswa yang berbasis riset dan data.
Memperbesar peluang pengabdian sebagai bentuk penguatan kapasitas ORMAWA dan Mahasiswa.
Menjadi garda terdepan dalam mengawal isu dan kebijakan di level kampus hingga nasional secara aktif, efektif, dan masif.
Memperluas jejaring sebagai langkah kolektif dalam meningkatkan kolaborasi yang berdampak nyata bagi civitas akademika.
Presiden BEM UMP Yoga Dwi Yuwono
Periode 2025/2026
“Mahasiswa bukan hanya penimba ilmu, tetapi penentu arah masa depan bangsa”


